Rechercher dans ce blog

Minggu, 19 November 2023

Rohingya di Aceh Ditolak Warga Lokal, PBNU Usul Dikembalikan ke Negara Asal - detikNews

Jakarta -

Warga Desa Pulo Pineung, Aceh, menolak kedatangan pengungsi Rohingya karena dianggap merepotkan. PBNU mengusulkan pemerintah mengembalikan pengungsi Rohingya ke negara asal.

"Pemerintah RI bisa saja mengembalikan mereka ke negara asal atau membantu perjalanan mereka ke negara ketiga yang mau menerima mereka, seperti Saudi Arabia atau Australia," ujar Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi kepada wartawan, Jumat (17/11/2023).

Fahrur menyebut satu-satunya mekanisme yang tersedia bagi pemerintah hanyalah Perpres No 125/ 2016 tentang Penanganan Pengungsi Luar Negeri. Namun aturan tersebut hanya mengatur mekanisme penyelamatan, penampungan, dan dukungan sementara untuk pengungsi dan pencari suaka. Maka dari itu, perlu kerja sama antara PBB dan negara asal pengungsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini problem lama yang memang menyulitkan," kata Fahrur.

Indonesia, lanjut Fahrur, terkenal dengan kedermawanan dan jiwa kemanusiaan sejak lama. Sehingga tak mudah mengusir tamu asing, apalagi bila mereka amat menderita dan memerlukan bantuan.

"Di sisi lain, gelombang manusia perahu ini terus-menerus datang setiap tahunnya dan telah melewati kapasitas dan batas kesabaran pemerintah dan masyarakat lokal, sehingga membuat problem bagi masyarakat sekitar," jelasnya.

Kemlu mengatakan Indonesia secara aturan tidak memiliki kewajiban menampung para pengungsi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Lalu Muhamad Iqbal mengakui Indonesia selama ini terbuka menampung sejumlah pengungsi dari luar negeri. Namun hal itu dilakukan atas dasar kemanusiaan.

"Yang jelas Indonesia bukan pihak pada Konvensi Pengungsi 1951. Karena itu, Indonesia tidak memiliki kewajiban dan kapasitas untuk menampung pengungsi, apalagi untuk memberikan solusi permanen bagi para pengungsi tersebut," kata Lalu.

"Penampungan yang selama ini diberikan semata-mata karena alasan kemanusiaan. Ironisnya, banyak negara pihak pada konvensi justru menutup pintu dan bahkan menerapkan kebijakan push back terhadap para pengungsi itu," jelas Iqbal.

Ditolak Warga

Sebelumnya, sebanyak 249 pengungsi Rohingya yang tiba menggunakan kapal kayu di Bireuen, Aceh, Kamis (16/11). Mereka ditolak warga.

"Kesimpulan bersama masyarakat menolak kehadiran Rohingya ke daratan. Warga tidak menerima," kata Kepala Desa Pulo Pineung Mukhtaruddin, dilansir detikSumut.

Menurut Mukhtar, masyarakat menolak para pengungsi Rohingya tersebut karena merepotkan setelah tinggal di daratan. Hal itu dilihat warga dari pengungsi yang tiba di Desa Matang Pasi, Kecamatan Peudada, pada 16 Oktober lalu.

Sementara itu, polisi mengungkap masyarakat menolak kedatangan pengungsi Rohingya tersebut lantaran tidak ada tempat penampungan. Selain itu, para pengungsi sebelumnya yang melarikan diri dianggap tidak menjaga kebersihan.

(isa/idn)

Adblock test (Why?)


Rohingya di Aceh Ditolak Warga Lokal, PBNU Usul Dikembalikan ke Negara Asal - detikNews
Kelanjutan artikel disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gibran Puji Ganjar yang Pakai "Brand" Lokal, Yenny Wahid: Memang Suka dari Dulu - Kompas.com - Nasional Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar -Mahfud merespons positif soal calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 Gib...